---punya tyas---milik yayaz---: Agustus 2011

looking for

Memuat...

Mine!

Minggu, 14 Agustus 2011

LifeStory #3

Kejujuran itu sakit. Sakit banget. Sampe aku jadi berpikir, jangan pernah jujur ke orang. Berbohong mungkin lebih baik. Atau diam?

Diam, ya dari dulu saya lebih banyak ‘diam’, sembunyi dari siapa sebenarnya saya. Awalnya berat, tapi lama-lama saya menikmatinya juga. Menjadi orang lain itu ngga sesusah bayangan saya kok. Dan kemarin entah kenapa, saya ingin menjadi ‘saya yang dulu lagi’. saya yang cukup frontal, saya yang selalu bilang apa saja yang ada di pikiran saya, saya yang apa adanya. Tapi ternyata? Apa yang saya lakukan membuat sebuah kesalah pahaman mencuat.

Buat anda, saya sayang banget sama anda, seperti keluarga sendiri. Sayang banget. Tapi entah, apa anda merasakan ini? Apa kejujuran saya membuat pandangan anda berubah pada saya? Apa anda jadi jijik pada saya?

Mungkin lain kali saya harus lebih peka kan? Yah, mungkin~

Sabtu, 13 Agustus 2011

LifeStory #2

Dia, memberitahu satu hal. Dan lagi-lagi saya menangis untuk kesekian kalinya. Dia bilang, dia berusaha realistis dan menganggap ini semua palsu? Itu yang saya tangkap dari isi postingannya.

Sakit, teramat sangat sakit! Saya hanya berusaha jujur! Sudah itu saja! But look? It makes worse! I start to think, yeah, lie is better way to get a peaceful life. See? Kejujuran yang saya katakan malah membuat orang salah paham

Asing

Saya hanya menuliskan kata itu. Tapi saya ngga sadar akan membawa dampak sebegini jauhnya. Dia terluka? Ya, saya juga. Saya berusaha meluruskan? Ya, dia sudah menerimanya. Tapi apa bisa hubungan baik terjalin lagi tanpa harus ada embel-embel ‘asing’? apa semua ini bisa kembali seperti semula?

Satu hal yang baru saya sadari dari smsnya, ada hal yang hilang. Yah~ sesuatu yang biasa dia gunakan untuk memanggil saya. Dia tidak menggunakannya lagi

what??

Sayang yah?

Apa sie definisi sayang?

Apa bedanya dengan kasian?

Bukannya sayang itu sebagian karena kasian?

Atau kasian karena sayang? Tapi impossible!

Karena sejauh yang saya tau, sayang yang benar-benar sayang hanya datang dari keluarga kandung kita. Bukan datang dari orang lain. Picik? Call me that!

LifeStory #1

Saya lagi ngrasa jahat banget sama seseorang. Saya hanya berusaha jujur, tapi memang, terkadang kebohongan itu lebih baik. Dan itu yang sedang saya alami. Memang seharusnya saya dari dulu diam, berpura-pura seperti tidak ada apa-apa. menyesal? Jelas! Hubungan yang tadinya baik, sekarang jadi renggang gara” omongan saya yang ngga jelas itu. Rasanya pengen saya tarik omongan itu dan bertingkah seperti tidak ada apa-apa. tapi sayangnya, ngga bisa.

Ditambah, waktu lihat TL dia di tweet. Rasanya seerti tertohok sampai puncak! Rasanya sakit. Ya, dia memang tidak pernah mengharapkan lebih kan? Entah kenapa, waktu melihat tweet dia yang ‘itu’ saya semakin ingin menghilang. Handphone saya matikan, sms ngga saya balas. Saya ingin sendiri. Egois.

Apa yang dia twit cukup menjelaskan, saya tidak di harapkan…

Jumat, 12 Agustus 2011

Fan-girl-life #1

Ada beberapa hal yang membuat aku rada terganggu beberapa hari belakangan ini. Cinta terhadap idola yang menurutku udah keluar dari konteks yang seharusnya. Marah-marah ngga jelas saat idolanya dekat sama artis lain, merasa memiliki utuh sang idola, bahkan ngga segan-segan marah-marah kalau ada yang sedikit meledek idolanya. Ya ampuunnn, dia hanya idola, ORANG LAIN! Kalaupun kita cemburu dia dekat dengan artis lain, bisa tidak masih dalam sikap wajar TANPA mem-bash artis tersebut? Ingat, dia itu masih manusia yang kadang membutuhkan orang di sampingnya *ceileh, bahasanyaaa, ahaha* jadi menurutku wajar-wajar aja kalau misalnya artis itu pacaran kan?

Membela idola, boleh lah~ tapi masih dalam taraf wajar. Bukan yang sepertiii #sigh
Saya big fans dr artis tersebut, tapi ya itu, saya ngga punyahak apapun buat ngatur hidup mereka. Kalau mereka deket sama artis lain dan akhirnya menjalin hubungan, ya Alhamdulillah.. kalian ngga pengen idola kalian jadi perjaka tua kan?? Dukung aja apa yang mereka lakukan… aku kira itu lebih bijak~

heart feel~

Mungkin kalo ada yang baca ini bakalan ngrasa, hey! You’re too much! Tapi sayangnya itu yang lagi saya rasakan. Lebay melanda, wkwkwkw…
Saya aktif di dunia maya, boleh di kata saya ini addict banget ama yang namanya internet. Sehari-hari ngga bisa lepas dar gadget, tapi itu juga yang ngebuat saya suka kumat galaunya. Saya ngga mau nyalahin siapa-siapa, tapi saya merasa tersingkirkan. Oleh siapa? Entah oleh siapa, saya aja ngga tau. Tapi saya merasa seperti itu. Entah saya yang menyingkirkan diri atau saya yang mulai pelan-pelan tersingkir.
Saya pasti punya temen di dunia maya dong yah… mulai dari fesbuk, blog, twitter, formspring, plurk, tumblr, dan lain sebagainya –ketauan kebanyakan akun LOL- tapi saya juga menemukan musuh dari dunia maya itu. Hebat kan saya? #plak. Tapi saya juga nemu keluarga, namanya… ada lah. I love them, kayak keluarga sendiri, tapi entah kenapa belakangan ini aku merasa kehilangan. Mereka masih ada, masih hubungi aku, tapi rasa nya beda. Mereka ‘hilang’. Saya mau berusaha menyepi –lagi- dari dunia maya. Mungkin akun-akunnya bakalan saya matika lagi, handphone pun begitu, saya butuh berpikir. Apa ini emang sudah saatnya saya tidak terlibat dengan dunia maya lagi? Cukup konsetrasi dengan kehidupan nyata saya yang ngga kalah ruwetnya?
Kau tau, terkadang saya menyesal menjadi sesosok perempuan yang beranjak dewasa….